SPM Nasional Purwokerto Terbessar / No 1
Dari 99 SMK Pelayaran Swasta Di Indonesia
Purwokerto, BEDAnews.com
Kepala SMK (Sekolah Menengah
Kejuruan) SPM (Sekolah Pelayaran Menengah) Nasional Purwokerto, H. Warman Soeharno, SH, SE, MM, Kamis (13/8) telah melantik 224
siswa sekolah SPMN tersebut yang telah melaksanakan proses pendaftaran, seleksi
dan diterima untuk mengikuti masa orientasi siswa (mos) dan latihan dasar
ketarunaan (latdastar).
“Sebagai siswa baru kelas I tahun
pelajaran 2015/2016 yang baru dilantik, saya ucapkan selamat dan sukses,
jadilah taruna/taruni yang beriman dan bertaqwa, disiplin, taat pada aturan
sekolah, tekun belajar, menjaga korps sekolah, mendukung program pendidikan dan
selalu berbakti kepada kedua orang tua,” ujar kepala SPMN Warman Suharno
dalam sambutan pada upacara pelantikan para siswa yang berseragam uniform warna
putih dan dihadiri olehkepala PPSDM Kementerian Perhubungan Jakarta, Danrem 071
Wijaya Kusuma Banyumas, Muspida (Bupati, Dandim 0701 dan Kapolres) Banyumas,
kepala dinas Pendidikan, pimpinan perbankan, pengurus paguyuban SMK Pelayaran
se Jateng dan DIY serta yayasan Pendidkan Nasional dan Orang tua/wali murid
siswa baru TP 2015/2016.
Menurut Warman, SMK SPM Nasional
Purwokerto salah satu dari 122 SMK Pelayaran dan Akademi Pelayaran yang
diselenggarakan oleh lembaga diklat swasta. Indonesia memiliki 23 diklat
pelayaran tingkat akademi (ANT/ATT III) dan 99 diklat pelayaran tingkat SMK
(ANT/ATT IV).
SMK SPM Nasional Purwokerto adalah
terbesar/nom dari 99 SMK Pelayaran Swasta di Indonesia. Pada saat ini harus
melaksanakan regulasi/peraturan PM 70 tahun 2010. Hal ini SMK-SPMN Purwokerto
terkait:
1. Pendidkan dan pelatihan pelayaran
diatur oleh Kementrian Pendidkan Nasional dan Kementrian Perhubungan yang
mengacu pada IMO (International Maritime Organization)
2. IMO mengatur adanya STCW 1978
(Standart of Training, Sertivication and Watckeeping) for Seaferers.
3. STCW 1978 mengalami perubahan
(amandement) sebanyak 9 kali
4. Amandement yang ke 9 disebut
resolution 19 STCW for Seaferers Manila 2010.
Lebih jauh Warman menjelaskan,
pemerintah Indonesia saat ini akan membangun 24 dermaga/pelabuhan secara
merata. Dunia termasuk Indonesia dalam kurun waktu 5 tahun ke depan membutuhkan
1 juta tenaga pelaut, peluang untuk kalian sebagai tenaga pelaut cukup besar.
“Untuk itu SMK-SPM Nasional
Purwokerto saat ini persiapan dan akan melaksanakan Aprofal kepada kementrian
Perhubungan dan target selambat-lambatnya Desember 2015 telah mendapatkan
sertifikat Approfal dari Kementrian Perhubungan karena Kementrian Perhubungan
sebagai mitra dan IMO. Demi kemandirian diklat dan selamat dari PM70 tahun 2010,”
jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati
Banyumas Ir Achmad Husein yang hadir dalam sambutannya menegaskan bahwa negara
Indonesia merupakan negara maritim, dimana sekitar dua pertiga wilayahnya
berupa perairan laut. Hal ini tentu memerlukan penanganan yang profesional dan
terpadu dengan memberdayakan seluruh potensi komponen bangsa. Terutama SDM
pelayaran/kelautan. Terlebih di era perdagangan bebas Asean, SDM bidang
pelayaran dan kelautan kita tentunya menghadapi tantangan dan persaingan yang
tidak ringan.
Data di lapangan menunjukkan bahwa
sekaran ini kebutuhan tenaga kerja bidang maritim di dunia sangat besar yakni
mencapai 320 ribu per tahun. Kondisi ini tentunya merupakan sebuah peluang bagi
negara kita untuk penyiapan tenaga kerja bidang maritim.
“Namun demikian, sejauh ini
Indonesia baru mampu menyediakan tenaga kerja bidang maritim (pelaut) sekitar
10 persen, selebihnya dipasok dari negara China , India, Bangladesh, Pakistan,
Filiphina dan Afrika,” katanya.
Menurut Bupati Husein, tantangan
tersebut harus disambut dengan suka cita oleh generasi muda, khususnya yang
menekuni bidang kelautan, dengan belajar secara tekun dan bersungguh-sungguh
sehingga mampu menjadi SDM pelayaran yang potensial, profesional, dan berdaya
saing.
Selanjutnya, Bupati mengakhiri sambutannya dengan
menyanyikan lagu nenek moyangku orang pelaut yang kemudian diiringi oleh musik
drum band “Gema Samudra”, dilanjutkan dengan acara hiburan dengan menampilkan
atraksi musik drumban, seni tari/ senam balok fisik dan diakhiri dengan
penampilan grup kenthongan “Gema Laras Samudra”, seluruhnya dimainkan oleh para
siswa-siswi SMK SPMN Purwokerto (Widoyo/Agles)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar